Mari kita berpisah sayang...
Ternyata hati punya maunya sendiri…
Sementara aku menunggu dalam temaram senja yang remang, yang semburat hangatnya kian menghilang. Hatiku berlari2 riang, sesekali merayu-rayu minta dicumbu, Mengejari laki-laki dgn tatapan mesra dan suara manja. Tak peduli pada diriku yang bimbang lalu gamang, lelah dan menyerah, macam ombak yang bergerak kepantai lembut tapi galau, penuh misteri sahaja. Hati bergembira ria merayakan perasaan yang begitu meluap sempurna, ketika tanganku hanya menggenggam sisa puntung rokok yang baru saja terhisap habis….tanpa tangis…tanpa pujaan hatiku yang manis…

Dalem Nisa, dalem....
Sing sabar yo nduk....
Posted by: lia | September 4, 2007 12:10 AM