Soal Senja dan Seno Gumira
Barangkali memang
ada keterikatan tersendiri antara Seno Gumira dan Senja. Seperti saat ini,
ketika saya sedang menikmati novelnya berjudul Negeri Senja. Ini kali keberapa saya melihat senja hadir
dalam karyanya. Senja yang bergelimang cahaya keemasan sekaligus menimbulkan suasana
menekan serta rasa was-was akan kehilangan saat nanti matahari tenggelam. Senja
yang dalam kisahnya selalu tampak menawan meski terkadang penuh perasaan rawan.
Menikmati senja
Seno Gumira, buat saya adalah mengizinkan waktu berjalan perlahan. Agar setiap
kata-katanya mengalir tenang, menelusup dalam diam dan memabukkan. Layaknya
sebuah ciuman kekasih yang hadir penuh kelembutan lalu semakin dalam dan menggetarkan.
Ada sesuatu dalam kisahnya yang selalu membuat perasaan menjadi tidak aman,
timbul tenggelam dan samar. Sesuatu yang membuat saya seketika terpana ketika mengikuti
imajinasinya dalam rangkaian kata yang membuat peristiwa tampak begitu sempurna
memesona.
Kiranya cukuplah saya larut dalam gaya bahasanya yang begitu mendayu sendu namun menyimpan kekuatan maha dahsyat saat mengalun kisah. Sekarang saya hanya ingin terhayut dalam sepotong
senja, senja seorang Seno Gumira, perkenankanlah saya luruh dalam cinta...

Comments